Jurnal Perlindungan Hukum Bagi Penjamin dalam Perjanjian Penanggungan (Borgtocht)…

Jurnal Perlindungan Hukum Bagi Penjamin dalam Perjanjian Penanggungan (Borgtocht)…

The purpose of this paper is to study and analyze how the implementation and guarantor form of legal protection for the underwriting agreement (Borgtocht) at PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Branch Jombang. The method used in the writing of this journal is juridical sociological research using socio-juridical approach to studying it from a legal standpoint while the sociological approach comes from the reality on the ground. Based on this research, that the execution of the underwriting agreement made €‹€‹in front of a notary deed authentic. Deed notarized in the underwriting agreement and the content of the formulation is to be equated with a form which has been standardized by BNI Branch Jombang. So there is a standard form of the content and formulation of the underwriting agreement. In making the underwriting agreement, Bank BNI Branch Jombang requires borgtocht release privileges, among others, set forth in section 1820, 1831, 1849 of the Civil Code so that the insurer does not have a proper legal protection when bad credit and can not currently comprehensive legal protection and concrete. Besides BNI also has established procedures serangkaingan the underwriting agreement ranging from credit application to debt settlement if there are problems in the credit. Key words: legal protection, guarantor, agreement of personal gurantee (borgtocht) Abstrak Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pelaksanaan dan bentuk perlindungan hukum bagi penjamin pada perjanjian penanggungan (Borgtocht) di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Jombang. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan jurnal ini adalah penelitian yuridis sosiologis yang menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan mengkajinya dari segi hukum sedangkan pendekatan sosiologis berasal dari Kenyataan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa pelaksanaan perjanjian penanggungan dengan dibuatnya akta otentik didepan notaris. Akta notariil dalam perjanjian penanggungan tersebut isi dan rumusannya harus disamakan dengan formulir yang telah distandarisasi oleh Bank BNI Cabang Jombang. Jadi terdapat bentuk baku dari isi dan rumusan perjanjian penanggungan. Dalam pembuatan perjanjian penanggungan, Bank BNI Cabang Jombang mensyaratkan borgtocht melepaskan hak-hak istimewanya antara lain yang tertuang dalam pasal 1820, 1831, 1849 KUHPerdata sehingga pihak penanggung tidak memiliki suatu perlindungan hukum yang layak pada saat kredit macet serta belum mendapatkan perlindungan hukum yang komprehensif dan konkret. Disamping itu Bank BNI juga telah menetapkan serangkaingan prosedur dalam perjanjian penanggungan mulai dari pengajuan kredit sampai dengan penyelesaian hutang jika terjadi masalah dalam kredit. Kata kunci: perlindungan hukum, penjamin, perjanjian penanggungan (borgtocht)

Download